Cerita Anak SMP

1 Cerita Anak SMP

Vokal Group sebelum Sakura Dalam Pelukan

Cerita Anak SMP – Demam Swara Mahardika

Cerita anak SMP ini masih tentang kenangan. Mohon di maklumi  ya kawan-kawan karena saya sudah masuk umur yang sedang riskan-riskannya menjadi nyinyir icon smile Cerita Anak SMP

Sekitar tahun 80-an terdapat lah group kesenian bernama  Swara Mahardika. Group yang digagas oleh Guruh Soekarno Putra itu jadi buah bibir karena dianggap membalik cara berkesenian di Indonesia saat itu.Hampir tiap hari mereka muncul di koran, TV atau Radio. Daya tariknya adalah berlatar budaya Jawa, Swara Mardika mengemas gerak dan lagu ke  panggung bersetting moderen. Tak aneh pertunjukan pun berubah dari kesenian masa lalu yang cuma pantas buat orang tua jadi pertunjukan ala Hollywood yang digandrungi anak muda.

Maka demam Swara Mahardika itu pun masuk ke sekolah-sekolah yang salah satunya SMPN 2, Jalan Mardani Raya, Percetakan Negara – Jakarta Pusat. Seperti sekolah lainnya saat itu aktivitas berkesenian terwujud lewat vokal group, drama dan tari. Kegiatas ekstra kurikuler ini paling umum dan paling mudah diikuti. Jadi bisa dimaklumi kalau saya yang tak berbakat seni pun terdampar di sini.

Lagu-lagu daerah merupakan maskot dari vokal group. Tersebut lah Rasa Sayange, Bubuy Bulan, Ampar-ampar Pisang, Manuk Dadali dan lain-lain jadi hapalan wajib setelah Pancasila. Anehnya walau  hapal saya tak pernah mencari tahu artinya dalam Bahasa Indonesia. Persis seperti memperlakukan Al Quran, bisa baca tapi tak mengerti isinya icon smile Cerita Anak SMP

Walau tak berbakat berkesenian namun suatu hari saya pernah terpilih jadi leading artis lho. Untuk tarian Sakura Dalam Pelukan yang lagunya dinyanyikan Fariz RM. Gak ngerti mengapa teman-teman memilih saya sebagai Sakura, yang jelas persiapan menuju pentasnya sangat heboh.

Kalau selendang dan kain songket yg akan digunakan sih punya ibu. Jadi tak masalah. Tapi bagaimana bunga untuk mahkota rambutnya?

Cerita anak SMP ini tak lengkap kalau tak menyertakan rasa malas saya. Sudah tahu bertempat tinggal di Kramat Sentiong yang padat bukan tempat ideal mencari toko bunga, saya tetap leha-leha, bahwa pada saatnya tiba floral crown itu pasti tiba di pelukan saya. Tapi menjelang pertunjukan keesokan harinya malaikat tak kunjung melemparkan bunga yang saya perlukan.

Maka malam-malam dengan menumpang becak saya melas minta  Iis menemani menuju Cikini untuk mencari bunga anggrek. Iis yang berdiri di sebelah kanan saya dalam foto di atas, yang juga teman sebangku,  ikut pula membantu merangkai sang bunga. Saya tak ingat apa Iis pernah menggerutu karena kemalasan saya. Yang saya ingat dia dapat marah besar dari orang tuanya karena telat pulang malam itu.

Punya cerita anak SMP juga kan temans? icon smile Cerita Anak SMP

@eviindrawanto

 

Comments

      • says

        bintang sekolah jadi Sakura.., pasti banyak yg seneng sama uni dulu ya …. iya kan un?
        iya.., 80an itu banyak vg di sekolahku juga gitu .., tp aku maluu.., beraninya ikut kelompok bina musika yg anggotanya lebih banyak dan ngumpet di belakang

        • says

          MM, kalau soalnya banyak yang senang sih aku gak tahu. Tapi temanku yang akrab cuma beberapa orang kok..Tapi emang sih waktu itu aku suka banget kalau diajak mentas dalam vokal group :)

  1. says

    keren sangat anak gadih bunga sekolah bersongket merah bermahkotakan puspa anggrek…..
    Terpilih tampil di ekskul seni maupun OR rasanya ngetop ya Uni Evi. Salam

    • says

      Waktu itu rasanya emang ngetop banget Mbak Prih..Tapi aku tak bisa disebut bunga sekolah karena emang bukan hahaha..

    • says

      Iya Mbak Zizy. Hal-hal manis di masa lalu sulit dilupakan. Even pengalaman pahitpun ketika jadi kenangan berubah jadi manis :)

  2. says

    Swara Mahardika ?
    Oh tentu saja …
    Ketika saya SMP group ini memang mulai dikenal orang …
    terlebih lagi pas jaman saya SMA di Bulungan …
    Ada banyak teman-teman saya yang ikut group tersebut …

    Salam saya Bu Evi
    nh18 recently posted..SEPULUH RIYAL, SANDAL !My Profile

    • says

      Dulu Swara Mahardika itu emang akrab banget dengan anak2 Bulungan ya Om. Image mereka sebagai sekolah elit terus pentolan group ini juga banyak berasal dari sana yang jadi penyebab, saya kira :)

  3. says

    Jaman dulu, mereka yang suka tampil dan suka nyanyi kebanyakan bikin vokal group.
    Kalau sekarang kebanyakan bikin Band…
    Karena saya nggak bisa nyanyi, maka saya tidak ikut dua2nya :D
    marsudiyanto recently posted..Mesin WaktuMy Profile

    • says

      Jaman berubah mengikuti trend yang sedang berlaku Pak Mars..Kegialaan anak2 muda sekarang suatu saat juga akan berubah. Entah trendnya apa nanti tak ada yg tahu :)

  4. says

    ha ha.. di sekolahku juga sama demam Swara Mahardika.. terus bikin Sanggar Tari dan manggung melulu.. he he..

    Aku lihat panggung yang disusun dari bangku di kakimu itu lucu banget… he he .. nostalgic . .. di sekolahku juga begitu. Rupanya semua sekolah jaman dulu kaya gitu ya bikin panggungnya.. di atas bangku..
    Ni Made Sri Andani recently posted..Membangun Kebiasaan Baik.My Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge