Halo, Teman-teman! Masih ingat cerita petualangan seru saya saat blusukan ke pedalaman Lampung? Kali ini, saya ingin mengajak kalian kembali menelusuri jejak-jejak liar di salah satu warisan dunia kebanggaan kita. Ya, kita akan mengupas tuntas tentang Taman Nasional Bukit Barisan Selatan atau yang sering disingkat TNBBS.
Bukan sekadar hutan biasa, tempat ini adalah rumah bagi ribuan nyawa yang dilindungi. Bagi kalian pencinta wisata edukasi dan petualangan alam, TNBBS bukan sekadar destinasi, tapi sebuah “ziarah” untuk memahami betapa kayanya Indonesia. Artikel ini saya tulis ulang dengan riset lebih dalam agar kalian mendapatkan panduan terlengkap sebelum berkemas dan berangkat!
Mengapa Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Begitu Istimewa?
Sebelum kita masuk ke hutan, teman-teman harus tahu dulu “bobot” tempat ini. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan membentang seluas lebih dari 355 ribu hektare, membelah provinsi Lampung dan Bengkulu. Saking pentingnya, UNESCO telah menobatkan kawasan ini sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO di bawah payung Tropical Rainforest Heritage of Sumatra sejak tahun 2004. Keren banget, kan?
Kawasan ini ditujukan untuk melindungi hutan hujan tropis pulau Sumatra beserta kekayaan alam hayati yang dimilikinya. Ini adalah benteng terakhir bagi kelestarian “The Big Three” mamalia Sumatera yang terancam punah.
- Baca Jugaย ย Khakot Tanggamus yang Spektakuler
Kekayaan Flora dan Fauna: Harta Karun di Balik Rimba
Saat trekking di sini, rasanya seperti masuk ke laboratorium alam raksasa. Jalur yang berkelok, naik-turun seperti huruf S, serta tebing dan jurang di kiri kanan jalan menyentuh rasa takjub. Berikut adalah flora Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan fauna langka yang membuat riset saya makin bersemangat:
1. Rumah Bagi Satwa Langka “The Big Three”
TNBBS adalah habitat asli bagi tiga mamalia besar yang sangat ikonik:
- Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae): Masyarakat lokal sering memanggilnya dengan hormat sebagai “Mbah Kumis” atau “Inyiak”. Hewan penuh kharisma ini adalah penguasa rimba yang menjaga keseimbangan ekosistem.
- Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus): Mamalia cerdas yang populasinya terus kita jaga.
- Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis): Salah satu badak paling langka di dunia yang juga bersembunyi di rimbunnya hutan ini.
Membayangkan mereka ada di sekitar kita saja sudah bikin bulu kuduk merinding sekaligus kagum!
2. Pesona Bunga Raksasa: Rafflesia Arnoldii & Bunga Bangkai
Destinasi wajib saat ke sini adalah Lokasi Plot Sampel Permanen (PSP) untuk melihat Rafflesia Arnoldii. Teman-teman, perlu dicatat bahwa Rafflesia Arnoldii adalah tumbuhan parasit, bukan tumbuhan pemakan serangga. Ia tidak punya daun untuk fotosintesis, jadi ia “menumpang” hidup pada liana (tumbuhan merambat) Tetrastigma.
Selain Rafflesia, hutan ini juga rumah bagi Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum). Bedanya, kalau Rafflesia itu melebar, Bunga Bangkai tumbuh menjulang tinggi ke atas. Keduanya adalah flora Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang menjadi magnet bagi peneliti dunia.
Baca jugaย Way Kambas Lampung Timur
3. Keunikan Akar Merah dan Jamur Merah
Di lereng gunung yang lembap, saya menemukan Akar Merah. Ini bukan akar sembarangan! Akar Merah berfungsi sebagai talang air alami yang bisa menyelamatkan nyawa para penjelajah.
Tips unik dari Pak Sukirno, jagawana kami: “Kalau mau minum, akar merah harus dipotong dua kali, atas dan bawah. Kalau cuma sekali, airnya tidak akan keluar.” Rasanya? Segar luar biasa, seperti air oksigen murni!
Tepat di dekatnya, seringkali tumbuh Jamur Merah (Tubaria punicea). Warnanya merah menyala, cantik tapi deadly. Jangan coba-coba dimakan ya, teman-teman. Cukup dikagumi dan difoto saja.
4. Kantong Semar: Si Perangkap Serangga
Satu lagi yang bikin saya betah berlama-lama adalah melihat Kantong Semar (Nepenthes). Tanaman ini memodifikasi daunnya menjadi kantung berisi cairan enzim untuk menjebak serangga. Uniknya, jika kantungnya masih tertutup rapat, air di dalamnya steril dan bisa diminum sebagai pelepas dahaga, bahkan berkhasiat obat batuk. Tapi ingat, kalau sudah terbuka, jangan diminum! Isinya sudah campur aduk dengan “sup” serangga.
Informasi Terbaru: Harga Tiket Masuk TNBBS Terbaru dan Fasilitas
Berdasarkan info terkini tahun 2024-2025, akses dan fasilitas di TNBBS sudah mulai berbenah untuk mendukung wisata alam Lampung terbaik.
- Harga Tiket Masuk TNBBS Terbaru: Berkisar Rp 15.000 per orang (untuk wisatawan domestik) dan Rp 5.000 jika ingin masuk ke area Danau Suoh. Harga bisa berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan bawa uang tunai lebih ya.
- Rhino Camp: Bagi yang ingin merasakan sensasi menginap di tengah hutan, sekarang ada fasilitas Rhino Camp di Resort Sukaraja Atas. Cocok banget buat camping ceria sambil mendengarkan suara hutan di malam hari.
Cara Menuju Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
Banyak teman-teman yang bertanya, “Mbak Evi, gimana sih cara menuju Taman Nasional Bukit Barisan Selatan?”. Perjalanan ke sini memang butuh perjuangan, tapi worth it!
- Dari Bandar Lampung: Perjalanan darat menuju Kota Agung (Ibukota Kabupaten Tanggamus) memakan waktu sekitar 3-4 jam.
- Rute Masuk:
- Via Kota Agung – Kubu Perahu: Ini jalur populer melintasi jalan lintas barat Sumatera yang mulus namun berliku.
- Via Suoh: Jika ingin ke area panas bumi (geothermal) Suoh, teman-teman bisa mengambil rute Kota Agung -> Banjarnegoro -> Suwoh (sekitar 4 jam dengan kendaraan 4×4 atau motor trail).
- Transportasi: Sangat disarankan membawa kendaraan pribadi atau sewa mobil, karena angkutan umum jarang yang masuk sampai ke titik trekking.
Baca jugaย ย : Teluk Kiluan Tanggamus di Akhir Tahun
Tips Trekking di Hutan Hujan Tropis TNBBS
Agar petualangan wisata edukasi di Lampung ini aman dan nyaman, simak tips berikut:
- Wajib Pakai Pemandu: Jangan pernah masuk hutan sendirian. Hubungi kantor balai atau Resort Sukaraja Atas untuk mendapatkan pendampingan Polhut (Polisi Hutan) atau ranger lokal.
- Waspada Pacet: Hutan hujan tropis yang lembap adalah surga bagi pacet. Gunakan gaiters atau kaos kaki tebal, dan bawa air garam atau tembakau untuk berjaga-jaga.
- Bawa Logistik Cukup: Tidak ada warung di dalam hutan. Bawa air minum dan bekal makan siang, tapi ingat: bawa kembali sampahmu!
- Hormati “Tuan Rumah”: Jaga kesopanan, jangan berisik, dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Kita sedang bertamu di rumah Harimau Sumatera dan Gajah Sumatera.
Yuk Trekking ke TNBBS
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan adalah bukti bahwa Indonesia itu surga. Dari Rafflesia Arnoldii yang langka hingga Akar Merah yang ajaib, semuanya ada di sini. Tugas kita bukan hanya menikmatinya, tapi juga menjaganya agar anak cucu kita nanti tidak hanya mendengar dongeng tentang harimau atau bunga raksasa, tapi masih bisa melihatnya langsung.
Yuk, agendakan liburanmu ke sini dan rasakan sendiri detak jantung hutan Sumatera!
Alamat Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS): Jl. Ir. H. Juanda No.19, Kota Agung, Tanggamus, Lampung.
Punya pengalaman seru atau pertanyaan seputar TNBBS? Tulis di kolom komentar ya, Teman-teman!
Yang menarik adalah bila hendak digunakan sebagai pipa air minum, akar merah harus di potong dua kali. Atas dan bawah. Kalau hanya di potong sekali akar merah tidak mengeluarkan air..
Baca juga:
@eviindrawanto
Post terkait Festival Teluk Semaka :






